Sabtu, 24 Januari 2015

HASIL DISKUSI 8-E

Nama kelompok diskusi :

1.   Aldina Triyuana             (15)
2.   Alfina Ebrianty               (16)
3.   Marcello Syahputra        (25)
4.   Meika Intania                 (26)

Permasalahan diskusi :
BROKEN HOME

Broken home adalah, salah satu masalah yang dihadapi remaja saat ini. Ada beberapa remaja, yang menghadapi cara ini dengan dewasa, ada juga yang menyelesaikannya seperti anak kecil.
Broken home, broken home  adalah  suatu situasi yang menyebabkan kedua orang tua berpisah. Dalam situasi seperti ini, yang menjadi rebutan adalah hak asuh anak.Oleh karena itu anak menjadi nakal atau sulit dikendalikan, lebih-lebih kalau masih labil seperti remaja .Karena ia bingung untuk memilih diantara ibu dan ayahnya.Adalagi orang tua yang lebih mementingkan pekerjaanya dibandingkan anaknya .Hal itu juga salah satu penyebab anak menjadi terjerumus ke pergaulan bebas.
Pertanyaan :
1.   Apa yang sebetulnya  dicari oleh seorang anak kepada orangtuanya  bukankah orangtuanya bekerja juga untuk masa depannya?
Jawab :
Ya, pertayaan anda benar. Tapi materi saja tidak cukup untuk menjadi pondasi  dalam keluarga. Perlu adanya kasih sayang dan perhatian di dalam sebuah keluarga.
2.    Terus bagaimana , apakah orang tua tersebut harus meninggalkan pekerjaanya demi anaknya ?
Jawab : 
Tidak, hanya saja orang tua tersebut perlu membagi waktu antara pekerjaan dengan anaknya 
Agar anak tersebut tidak salah arah dan salah pergaulan dalam menjalani hidupnya.
3.   Dalam hal ini siapa yang harus disalahkan anak atau orang tua ?
Jawab:
a)    Keduanya salah , alasannya :
 Dari segi orang tua, yang lebih mementingkan masa depan anaknya dengan materi dan tidak memperhatikan kasih sayang dan perhatian yang diharapkan oleh anaknya.
Dari segi anak, tidak mengerti kondisi orang tua yang bekerja untuk masa depannya.
b)   Keduanya benar,alasannya:
Dari segi orang tua,mereka bekerja juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anak,supaya kelak anak bisa memperoleh kehidupan dan pendidikan yang lebih layak daripada orang tuanya.
Dari segi anak,mereka  butuh perhatian, kasih sayang,dan juga  kehadiran orang tua disaat mereka membutuhkan,terutama saat menghadapi masalah apalagi dalam keadaan yang masih labil seperti remaja.
4.   Mengapa kebanyakan orang tua lebih mementingkan masa depan anaknya dengan materi ketimbang dengan kasih sayang ,padahal cikal bakal sifat anak adalah kasih sayang atau perhatian yang diberikan oleh orang tuanya sejak dini ?
Jawab:
Seharusnya antara materi dan kasih sayang harus seimbang ,karena bila materi saja anak akan salah arah dan salah pergaulan dalam menjalani kehidupan dan jika hanya perhatian saja anak tidak bisa memenuhi kebutuhan materi,contohnya untuk sekolah.


                                                                      
TANGGAPAN

Persetujuan:
Saya setuju,dengan pendapat saudara. Bahwa di dalam keluarga memang penting adanya kasih sayang dan perhatian. Karena kalau di dalam keluarga tanpa kedua hal tersebut, rasanya seperti sayur tanpa garam.

Sanggahan:
Saya dapat memahami apa yang dikatakan oleh saudara,tapi jika di dalam keluarga  orang tua tidak bekerja keras, apa yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga tersebut. Lebih-lebih anak zaman sekarang mintanya serba elektronik dan serba mahal.

Penolakan:
Saya setuju dengan saudara,akan tetapi lebih baik jika kedua orang tua tersebut  mampu mengkondisikan dirinya di dalam pekerjaan atau dalam masalah anak. Agar anak tidak merasa  tersisihkan atau terkalahkan oleh pekerjaan orang tuanya.

Ya,pendapat  dari berbagai pandangan saudara-saudara memang betul-betul semua.
Intinya saya dapat menyimpulkan bahwa pekerjaan memang penting,namun anak lebih penting. Jadi sebagai orang tua seharusnya bisa menyeimbangkan  kedua hal tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam keluarga,yang menyebabkan anak menjadi nakal atau sulit diatur.

SEKIAN

Z    TERIMA KASIH   Z


Keesaan Allah

Ya allah ...
Namamu sungguh indah
Bak bunga yang selalu merekah

Setiap kali namamu  ku dengar
Hatiku selalu bergetar

Engkau selalu ada di setiap helaan nafasku
Tak sehelapun tanpa kehadiran-Mu
Engkaulah pelepas dahaga jiwaku
Nan jua penawar racun di jiwaku

Ya allah...
Keridhaan-Mu
Itulah tujuan perjalananku
Menapaki jejak takdirmu
Itulah kewajibanku


MY FIRST WORK (SANITASI LINGKUNGAN HIDUP)

SECERCAH PELANGI DALAM 3R
Setiap hari kita sering bertemu dengan  sampah. Sampah ialah semua material yang dibuang dari kegiatan rumah tangga,perdagangan,industri, dan kegiatan pertanian. Sampah merpakan salah satu penyebab tidak seimbangnya lingkungan hidup,yang umumnya terdiri dari komposisi sisa makanan,daun,plastik,kain bekas,karet. Bila dibuang dengan cara ditumpuk maka akan menimbulkan bau dan gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Bila dibakar akan menimbulkan pengotoran udara. Bila dibuang di sungai dapat mengakibatkan pendangkalan sehingga menimbulkan banjir dan juga mencemari sumber air karena pembusukan sampah. 
     Secara garis besar,sampah dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan sifatnya yaitu:
1.  Sampah organik/ basah,yaitu sampah yag mudah membusuk dan bisa diuraikan oleh mikroorganisme.
Contoh :
a.   Sampah dapur
b.   Sampah restoran
c.   Sisa sayuran
d.   Daun
e.   Rempah-rempah
f.     Sisa buah,dll

2.   Sampah anorganik/kering,yaitu sampah yang tidak mudah membusuk dan  tidak bisa diuraikan oleh mikroorganisme.
Contoh :
a.   Logam besi
b.   Kaleng
c.   Plastik
d.   Karet
e.   Botol,dll

3.   Sampah berbahaya,yaitu sampah yang berbahaya bagi kesehatan dan tidak ramah lingkungan.
Contoh :
a.   Baterai
b.   Botol racun
c.   Jarum suntik
d.   Obat nyamuk,dll

Sehingga rasanya tidak asing lagi jika kita sering mendengar istilah 3R/4R dalam kehidupan bermasyarakat. Istilah 3R/4R itu dapat diartikan dengan Reduce,Reuse,Recycle dan Replace. 3R / 4R  sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. Penerapan sistem 3R atau 4R  Reuse, Reduce, Recycle dan Replace menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di samping mengolah sampah menjadi kompos atau memanfaatkan sampah menjadi sumber listrik  PLTS( Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan sampah dengan sistem 3R/4R (Reuse Reduce Recycle Replace) dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari.

1.    Reduce artinya mengurangi,yaitu mengurangi pemakaian  barang-barang yang tidak dapat di daur ulang.
Contoh :
a.    Mengurangi pemakaian bungkus plastik ketika membeli sesuatu dari toko, dengan cara membawa sendiri bungkus plastik dari rumah.
b.   Pengisian spidol dengan tinta isi ulang.
c.   mengGunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi,dll.

2.    Reuse artinya memakai kembali,yaitu memakai kembali barang-barang bekas yang setidaknya masih dapat dimanfaatkan
Contoh :
a.    Memakai botol air bekas untuk tempat minyak goreng.
b.   Menggunakan kembali sisa kertas yang masih kosong untuk bahan pelajaran.
c.   Memakai kembali toples bekas sosis untuk tempat makanan kecil.
d.   Menggunakan daun pisang untuk membungkus makanan seperti pepes ikan.
e.   Menggunakan aqua gelasan bekas untuk tempat menanam bunga,dll.

3.   Recycle artinya mendaur ulang,yaitu mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi.
Contoh :
a.   Mendaur ulang sampah-sampah rumah tangga (sisa sayuran,kulit buah,dll) menjadi kompos.
b.   Mendaur ulang botol aqua bekas menjadi seni kerajinan seperti lampion,tudung saji.
c.   Mengolah sampah kertas menjadi kertas karton kembali,dll

4.   Replace artinya mengganti,yaitu mengganti barang-barang yang hanya bisa dipakai dalam sekali pakai menjadi barang yang bisa dipakai berulang-ulang/tahan lama.
Contoh :
a.   Membawa bekal makanan ke sekolah dengan tempat makan bukan dengan sterofom yang nantinya setelah dipakai akan langsung dibuang.
b.   Berbelanja menggunakan keranjang bukan dengan kresek yang nantinya setelah dipakai akan langsung dibuang.
c.   Menggunakan sapu tangan untuk mengelap keringat, dari pada dengan tisu yang hanya satu kali pakai langsung buang,dll.
Selain menerapkan sistem atau  cara 3R/4R dalam kehidupan bermasyarakat,sebagai manusia yang bijak kita juga harus mampu mencari/menerapkan cara yang lebih inovatif  lagi demi pembangunan berwawasan lingkungan yang bersih,nyaman,dan tentram agar nantinya dapat dipakai dan dinikmati bukan hanya oleh kita semua sekarang tetapi juga oleh anak,cucu, dan buyut kita nantinya di waktu yang akan datang.
Diantaranya dengan menerapkan dan memberlakukan sistem pembuatan pupuk organik (pengomposan) bagi setiap lingkungan RT di desa.  Dengan cara setiap Minggu, Kepala Desa mengundang setiap kepala keluarga untuk berkumpul di balai desa untuk diberi  sosialisasi bahan dan alat-alat yang dipakai  serta cara membuat kompos organik yang baik dan juga benar.
Pengertian kompos sendiri ialah bahan organik(sisa makanan ,buah-buahan,sayuran)yang diproses secara biologi dan kimiawi sehingga mengalami perubahan komposisi kimia bahan. Sedangkan pengomposan ialah upaya pengolahan sampah organik melaui proses pembusukan yang terkontrol/terkendali.
Kompos organik yang telah dibuat warga mempunyai berapa manfaat diantaranya :
a.   Menguraikan sisa makanan dan limbah kebun sehingga dapat menghemat penggunaan lahan untuk pembuangan sampah.
b.   Mengurangi bau busuk yang ditimbulkan sampah dari sisa makanan/limbah kebun.
c.   Menjadikan suasana lingkungan menjadi asri,sejuk sehingga ramah lingkungan.
d.   Dapat meningkatkan kesuburan dan kondisi tanah pertanian.
e.   Dapat membantu perekonomian warga setempat,caranya dengan menjual pupuk-pupuk tersebut ke luar wilayah desa itu,mula-mula sebagai calon pengusaha yang sukses dicoba dahulu  di kirim pasar luarkota,lalu jika pasar banyak pesanan bisa merambah lagi ke pasar luar kota terus bahkan kalau masih banyak pesanan bisa ke pasar luar negeri nantinya. Amin..
“Eh sobat kok jadi bicara bisnis ya?,tapi gak papa kan? ini buat sharing aja kalau merawat lingkungan itu banyak manfaatnya,dan bukan hanya pekerjaan orang tua/orang dewasa ,anak kecil/remaja bisa juga lo? manfaatnya juga bukan hanya untuk lingkungan aja, tapi kalau bisa memanfaatkan sebaik-baiknya ,kita juga bisa ambil keuntungannya,ya apa iya?”.
     Jenis sampah  kompos ada 2,yaitu :
1.   Sampah yang dapat dikomposkan adalah sampah organik(sampah basah)yaitu jenis sampah yang berasal dari jasad hidup sehingga mudah membusuk dan dapat hancur secara alami.
Contoh :
Sayuran,daging,ikan,nasi,ampas perasan kelapa,dll

2.   Sampah yang tidak dapat dikomposkan adalah sampah anorganik(sampah kering) yaitu jenis sampah yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti mineral dan minyak bumi(proses industri).
Contoh :
Botol gelas,plastik,kaleng,logam,dll.
          Tugas merawat dan menjaga lingkungan bukan hanya tugas warga/penduduk saja,tetapi juga tugas semua orang yang tinggal di wilayah tersebut,termasuk orang yang mempunyai jabatan/tidak mempunyai. Tetapi kebanyakan warga, sulit untuk di arahkan cara menjaga lingkungan yang baik. Contohnya saja,pemerintah sudah membuat peraturan “Dilarang membuang sampah di aliran sungai” tetapi kebanyakan warga tidak menghiraukan peraturan tersebut bahkan mereka hanya menganggap bahwa itu hanya tulisan hiasan semata. Padahal jika kita sebagai warga yang cerdik dan berbudaya menghormati peraturan bisa saja kita menghormati peraturan tersebut tanpa bersusah payah dan kita sekaligus bisa “SEKALI MENDAYUNG DUA TIGA PULAU TERLAMPAUI”. Maksudnya jika kita sudah mengerti jenis sampah yang kita buang bisa saja kita memilah-milahnya dulu sampah mana yang organik dan mana yang anorganik.
          Dengan menerapkan sistem 3R/4R, yang organik bisa kita daur ulang(recycle) menjadi kompos dan nantinya bisa kita manfaatkan bahkan kalau sampai melimpah ruah  hasil komposnya bisa saja kita jual kepada orang yang yang membutuhkan,contohnya pak tani dan pak kebun. Jika sampahnya anorganik bisa saja kita pakai kembali(reuse) jika masih layak dan kita daur ulang kembali(recycle) jika kurang layak,contohnya kardus-kardus bekas yang dibuang bisa kita pungut lalu kita daur ulang menjadi seni kerajinan misalnya rumah-rumahan boneka,pigora, yang bagus,dll.
          Mestinya mulai sekarang sekolah-sekolah yang ada di Indonesia,khususnya Tulungagung, Jawa Timur mulai dibuatkan dan diberlakukan peraturan yang mengatur sistem pengelolaan sampah yang terdapat sistem dan cara 3R/4R,agar siswa-siswa dapat berpikir kreatif dan inovatif dalam mengelola sampah-sampah menjadi barang yang berguna kembali.Pengelolaan sampah meliputi :
a.   Pengumpulan
b.   Pengangkutan
c.   Pemrosesan
d.   Pendaur ulang
e.   Pembuangan dari material sampah
 Hal ini pun juga tidak hanya berlaku dalam  pelajaran Pelestarian Lingkungan Hidup tetapi  juga masuk dalam mata pelajaran Ekonomi,IPS. Karena cara ini dapat  melatih siswa agar berpikir kreatif dalam hal menjaga lingkungan dan juga sekaligus dalam hal berbisnis.
          Di negara Indonesia ide UU Persampahan sudah diusulkan sejak tahun 1995 dan mulai kencang usaha itu dikampayekan kembali tahun 2000. Tetapi sampai saat ini hal tersebut belum jelas kebenarannya. Pelaksanaan Perda pun sering terhambat dan terganggu akibat ulah para pengusaha  besar khususnya di kota-kota maju yang sering tidak memperdulikan pengolahan limbah sampah sisa produksi pabriknya dengan baik. Jenis limbah berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi :
1.   Sampah padat
2.   Sampah cair,ada 2 jenis :
a.   Limbah hitam
b.   Limbah rumah tangga
3.    Sampah alam
4.   Sampah manusia
5.   Sampah konsumsi
6.   Limbah radioaktif
Hal itu pun jika lama-kelamaan dibiarkan akan menimbulkan berbagai bencana seperti : banjir,polusi udara,polusi air,polusi tanah,dll. Selain itu tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup juga rendah,ini berkaitan dengan pemahaman tentang agama serta tingkat kesejahteraan masyarakat. Pada negara maju tingkat kepedulian atas kebersihan lingkungan khususnya sampah sangat  tinggi. Oleh karena itu banyak tempat-tempat di negara maju yang suasananya bersih dan nyaman. Seharusnya warga negara Indonesia dapat meniru perilaku warga asing yang dirasa baik untuk ditiru seperti yang selalu mematuhi peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Dengan hal tersebut dapat membuat sebuah negara menjadi lebih maju,karena mempunyai  warga  negara yang taat hukum.
          “Hai sobat,gak papa kan kalau kita bahas  sedikit soal warga negara yang patuh hukum?buat tambah-tambah ilmu,jadi kita belajarnya biar  enjoy gak cuma step PLH aja,biar tambah-tambah step dari PLH,EKONOMI lalu PKN..ya gag?hehehe....”.
          Sebenarnya kalau kita brilian dalam berpikir, barang-barang yang kita anggap sampah seperti bungkus sabun Rinso,sampo Clear,pewangi Molto dll dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin (recycle) menjadi barang yang berguna. Contohnya :
a.    Seperti usaha yang sudah dirintis oleh saudara-saudara kita di Kediri,mereka membuat kerajinan tas,sandal,payung,dompet,dll dari bungkus bekas sampah (refile)  yang masih layak digunakan dan mempunyai corak yang bagus,menarik.

b.   Usaha yang juga sudah dirintis oleh warga Tulungagung yaitu di daerah Plosokandang ,warganya membuat keset dari sisa-sisa kain perca,dll.
 “Jika para generasi muda seperti kita dapat berpikir kreatif dan mau bersusah-susah dahulu untuk mengikuti jejak mereka dengan memungut sampah menjadi suatu hasil karya ,lalu kemudian di wirausahakan menjadi bisnis yang menarik dari perkiraan yang sebelumnya belum di rencanakan itu sangat menguntungkan,bukankah begitu sobat?”
          3R/4R,reduce,reuse, recycle,dan tak lupa replace merupakan cara pengolahan sampah yang sangat populer dan mudah diterapkan dalam masyarakat  jika masyarakat itu sendiri telaten dan disiplin terhadap peraturan yang dibuat di dalam masyarakat atau yang dibuat oleh pemerintah.
          Usaha pengelolaan sampah secara 3R/4R bukan hanya populer di Indonesia tapi populer juga di mancanegara,hal itu terbukti dengan dibangunnya hotel dari refile bekas bungkus produk barang tertentu yang kebanyakan dari bekas sabun,agar baunya harum. Menurut sumber dari acara tv On The , di Trans 7, hotel tersebut pun tidak hanya dibangun untuk hiasan namun juga sudah di publikasikan kepada hal layak dengan cara di sewakan,tidak sedikit pula para wisatawan domestik/asing yang berlomba-lomba ingin menyewa hotel tersebut akibat faktor rasa penasaran yang besar,tidak hanya dijadikan hotel barang refile pun oleh para desainer-desainer ternama juga sudah ada yang menyulapnya menjadi baju bagus bermutu dan berseni tinggi.
          “Nah sobat, di luar negeri pun usaha pengelolaan sampah dengan cara 3R/4R sudah berkembang dan maju pesat,oleh karena itu kita sebagai warga Indonesia yang berbudaya cinta lingkungan kalau bisa juga harus dapat mencetuskan dan mewujudkan ide-ide yang sobat anggap baik untuk dilakukan,,okay jangan bosan untuk mencari ide-ide baru ya sobat!..” 
          Jadi mulai sekarang budayakan hidup dengan menerapkan sistem  3R/4R dalam kehidupanmu agar kelak kita menjadi orang yang berhasil dan benar-benar sukses,karena usaha yang kita rintis benar-benar dari bawah bukan langsung dari atas dan tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar untuk modal awalnya. Dengan cara kita memanfaatkan barang bekas  menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi.
          Dengan menyulap barang bekas (limbah)  menjadi suatu karya yang tak pernah diduga kehadirannya oleh khalayak ramai, itu berarti kita menjadikan barang bekas tersebut bagaikan “MUTIARA YANG TERPENDAM  DALAM LUMPUR “. Dari bukan apa-apa menjadi sesuatu atau biasanya orang barat menyebutnya dengan “FROM  NOTHING TO BE SOMETHING “ sobat!.. Dengan begitu kita bisa dipertimbangkan di mata dunia kalau negara kita memiliki generasi muda yang kreatif dan cerdas apabila hasil karya kita sampai di pasarkan di luar negeri. Bukankah mungkin begitu,sobat!..Walau kita masih muda kita takkan dipandang sebelah mata kalau kita bisa menjadi ‘ZERO TO HERO “.